kadang kita berpikir. mengapa harus membaca.
ada banyak alasan mengapa harus membaca.
Membaca merupakan aktivitas yang menyenangkan
sekaligus mencerahkan. Membaca membantu kita lebih berwawasan, sukses,
dan hidup lebih baik. Tetapi ternyata kegemaran membaca belum dimiliki
mayoritas orang, sebab mereka belum mengerti berjuta manfaat dari
membaca. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari membaca, yang mungkin dapat menggugah semangat dan kemauan Anda untuk melahap isi buku-buku bacaan.
1.Membaca membangun pondasi yang kuat untuk dapat mempelajari dan
memahami berbagai disiplin ilmu sekaligus mengaplikasikan dalam
kehidupan sehari-hari.
2.Senang membaca meningkatkan kecerdasan verbal dan lingusitik karena membaca memperkaya kosa kata dan kekuatan kata-kata.
3.Membaca mencegah rabun mata, karena membaca melatih dan mengaktifkan otot-otot mata.
4.Membaca mencegah kepikunan karena melibatkan tingkat konsentrasi lebih besar, mengaktifkan, dan menyegarkan pikiran.
5.Kegemaran membaca membantu meningkatkan kecerdasan, serta meningkatkan daya kreativitas dan imajinasi.
6.Membaca membantu memperbaiki rasa percaya diri, mengembangkan
kemampuan memanajemen emosi, dan meningkatkan kemampuan melakukan
interaksi sosial positif di mana pun dan kapan pun.
7.Membaca membentuk karakter dan kepribadian, sampai-sampai ada pepatah
yang mengatakan, "Apa yang kita baca sekarang, seperti itulah kita 20
tahun yang akan datang".
8.Membaca menjadikan kita lebih dewasa, lebih arif dan bijaksana dalam menjalani kehidupan.
Membaca adalah kegiatan yang sarat manfaat dan sangat penting dalam
kehidupan kita. Banyak orang sukses dan cerdas karena kecintaan mereka
membaca buku dan belajar. Oleh sebab itu tingkatkan intensitas membaca
terutama di waktu senggang Anda, dan berikut ini adalah beberapa hal menarik untuk membangkitkan semangat membaca.
1.Sesuaikan tingkat bacaan dengan tingkat kosa kata, sebab keengganan
meneruskan bacaan seringkali dikarenakan kita sulit memahami arti
katanya.
2.Luangkan waktu secara rutin untuk membaca (misalnya setengah jam per
hari) karena langkah ini lambat laun akan meningkatkan kemampuan
memahami berbagai gaya tulisan dan kosa kata baru.
3.Mencoba menulis tentang apa pun yang dianggap menarik, misalnya
tentang perasaan, pengalaman, cara memandikan kucing, menanam pohon,
membuat kue, dan lain sebagainya. Mencoba menulis akan meningkatkan
minat membaca.
4.Berusaha menggunakan waktu untuk membaca dengan selalu membawa bahan
bacaan di mana pun berada. Simpan buku atau majalah dalam tas, ruang
keluarga atau tempat yang sering Anda gunakan, sehingga memungkinkan Anda menjangkau dan membaca.
5.Tentukan berapa banyak buku yang ingin Anda baca dalam kurun waktu
tertentu. Mulailah memasang target dengan disiplin tinggi, karena
langkah ini melatih kemampuan meluangkan lebih banyak waktu untuk
membaca lebih banyak hal.
6.Buatlah daftar buku yang sudah Anda baca dan catatan isi buku
tersebut. Simpanlah catatan tersebut dengan rapi di tempat favorit Anda,
misalnya di buku harian, di komputer, di lemari, dan lain sebagainya.
7.Matikan televisi, karena televisi tidak mengajak kita aktif belajar
dan berpikir kreatif. Daripada waktu terbuang untuk memindah channel
televisi mencari acara televisi yang bagus, bisa jadi waktu tersebut
sudah cukup banyak untuk menyelesaikan membaca sebuah buku.
8.Bergabunglah dengan kelompok baca, di mana dalam periode tertentu para
anggotanya berkumpul untuk mendiskusikan topik bacaan yang telah
sama-sama tentukan sebelumnya. Berkomitmen terhadap kelompok baca
memberikan momentum yang lebih besar untuk menyelesaikan bacaan buku,
dan menciptakan forum yang luar biasa untuk berdiskusi dan
bersosialisasi seputar tema buku.
9.Sering-seringlah mengunjungi toko buku atau perustakaan, karena kesempatan melihat-lihat buku akan melatih mental membaca sebagai kebutuhan dan menginspirasi banyak hal baru yang menarik untuk dibaca.
10.Bangunlah strategi, yaitu dengan menentukan sendiri cara yang baik
menurut Anda untuk meningkatkan aktivitas membaca, sehingga Anda semakin
rajin membaca dan mendapatkan manfaat yang lebih besar dari buku yang
Anda baca.
Kembangkan terus minat baca Anda, karena membaca dapat
meningkatkan kemampuan, terutama kemampuan untuk menjalani kehidupan
dengan lebih bijaksana. Tingkatkan intensitas membaca dengan
memanfaatkan waktu luang semaksimal mungkin untuk membaca. Membaca
merupakan salah satu investasi yang baik dari waktu kita.
sumber : Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku best
seller. Kunjungi websitenya di : www.andrewho-uol.com
kesenangan dalam hidup
Senin, 07 Mei 2012
Rabu, 02 Mei 2012
KETENANGAN adalah guru terbesar. Dan untuk mempelajarinya, Anda harus memperhatikannya baik-baik.
Inspirasi kreatif, ilmu pengetahuan, dan stabilitas hidup yang lahir dari cara setiap orang berbaur dengan ketenangan dalam dirinya, menjadi harta yang tak tergantikan.
Demikian penggambaran indahnya ketenangan dalam hidup, seperti diutarakan Deepak Chopra, pakar kesehatan sekaligus motivator ternama asal India. Bagi Chopra, kegaduhan merupakan sumber utama stres yang mampu membunuh ketenangan dalam diri. Kegaduhan yang dimaksud Chopra bisa berupa keramaian orang atau suara-suara bising.
Anne D. Claire, penulis buku Listening Below the Noise, memaparkan caranya untuk mengubah suasana ramai menjadi ketenangan batin. Sejak tahun 1992, Claire menerapkan hari tenang setiap Senin pertama dan ketiga di setiap bulannya. Selama 24 jam, Claire menantang dirinya sendiri untuk puasa bicara, tak peduli siapapun orang yang akan berhadapan dengannya.
“Semua hal terjadi seolah dalam gerakan lambat. Kita hidup di dunia yang penuh kegaduhan. Tapi di hari itu, saya menarik diri dari dunia yang gila ini dan menikmati masa-masa tenang,” tutur Claire pada Huffington Post.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meraih ketenangan dan kedamaian hidup, tak hanya dengan puasa bicara seperti yang dilakukan Claire. Terlebih jika Anda harus berhadapan dengan banyak orang yang tak mungkin Anda hindari. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Matikan alat elektronik
Alat-alat elektronik memang memudahkan kehidupan sehari-hari. Namun percayakah Anda, keberadaan teknologi justru mampu menyulut stres menjadi lebih tinggi?
Saat Anda berada di rumah, luangkan waktu sejenak untuk mematikan sejumlah komponen elektronik, seperti televisi, pendingin ruangan, atau DVD player. Nikmati ketenangan dan udara yang muncul secara alami, yang mengalir dari lingkungan sekitar ke dalam sudut-sudut rumah Anda.
2. Istirahat dengan tenang
Ketenangan paling esensial yang bisa didapat setiap orang ialah beristirahat dengan tenang di malam hari. Setelah lelah melakukan berbagai macam kegiatan, tidur nyenyak menjadi cara tersendiri untuk mengisi ulang stamina. Cara yang paling mudah, kurangi asupan kafein dalam tubuh agar pola tidur Anda selalu terjaga.
3. Nikmati pemandangan
Sempatkan diri untuk berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan yang menyejukkan hati, seperti pantai, bukit, atau taman. Jika tak sempat, Anda cukup nikmati suasana jalanan saat Anda berkendara setiap hari. Matikan tape mobil, pasang silent mode di ponsel Anda dan nikmati pemandangan jalan yang Anda lalui. Ini berarti, dilarang ngomel saat jalanan macet!
4. Makan tanpa suara
Di masa kecil, orang tua seringkali mengingatkan anak-anaknya untuk tidak mengeluarkan suara saat berbicara. Rupanya nasihat ini berguna untuk melahirkan ketenangan dalam diri. Nikmatilah kudapan dengan tenang, rasakan tekstur masakan yang Anda kunyah, kecap perlahan agar Anda mampu merasakan setiap detik kudapan yang menyentuh lidah Anda.
5. Bermeditasi
Cukup luangkan waktu untuk bermeditasi selama 30 menit hingga 1 jam setiap hari untuk mendapatkan ketenangan dan relaksasi. Anda juga dapat bergabung dengan klub yoga yang semakin menjamur akhir-akhir ini.
Inspirasi kreatif, ilmu pengetahuan, dan stabilitas hidup yang lahir dari cara setiap orang berbaur dengan ketenangan dalam dirinya, menjadi harta yang tak tergantikan.
Demikian penggambaran indahnya ketenangan dalam hidup, seperti diutarakan Deepak Chopra, pakar kesehatan sekaligus motivator ternama asal India. Bagi Chopra, kegaduhan merupakan sumber utama stres yang mampu membunuh ketenangan dalam diri. Kegaduhan yang dimaksud Chopra bisa berupa keramaian orang atau suara-suara bising.
Anne D. Claire, penulis buku Listening Below the Noise, memaparkan caranya untuk mengubah suasana ramai menjadi ketenangan batin. Sejak tahun 1992, Claire menerapkan hari tenang setiap Senin pertama dan ketiga di setiap bulannya. Selama 24 jam, Claire menantang dirinya sendiri untuk puasa bicara, tak peduli siapapun orang yang akan berhadapan dengannya.
“Semua hal terjadi seolah dalam gerakan lambat. Kita hidup di dunia yang penuh kegaduhan. Tapi di hari itu, saya menarik diri dari dunia yang gila ini dan menikmati masa-masa tenang,” tutur Claire pada Huffington Post.
Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk meraih ketenangan dan kedamaian hidup, tak hanya dengan puasa bicara seperti yang dilakukan Claire. Terlebih jika Anda harus berhadapan dengan banyak orang yang tak mungkin Anda hindari. Berikut ini beberapa di antaranya.
1. Matikan alat elektronik
Alat-alat elektronik memang memudahkan kehidupan sehari-hari. Namun percayakah Anda, keberadaan teknologi justru mampu menyulut stres menjadi lebih tinggi?
Saat Anda berada di rumah, luangkan waktu sejenak untuk mematikan sejumlah komponen elektronik, seperti televisi, pendingin ruangan, atau DVD player. Nikmati ketenangan dan udara yang muncul secara alami, yang mengalir dari lingkungan sekitar ke dalam sudut-sudut rumah Anda.
2. Istirahat dengan tenang
Ketenangan paling esensial yang bisa didapat setiap orang ialah beristirahat dengan tenang di malam hari. Setelah lelah melakukan berbagai macam kegiatan, tidur nyenyak menjadi cara tersendiri untuk mengisi ulang stamina. Cara yang paling mudah, kurangi asupan kafein dalam tubuh agar pola tidur Anda selalu terjaga.
3. Nikmati pemandangan
Sempatkan diri untuk berkunjung ke tempat-tempat yang memiliki pemandangan yang menyejukkan hati, seperti pantai, bukit, atau taman. Jika tak sempat, Anda cukup nikmati suasana jalanan saat Anda berkendara setiap hari. Matikan tape mobil, pasang silent mode di ponsel Anda dan nikmati pemandangan jalan yang Anda lalui. Ini berarti, dilarang ngomel saat jalanan macet!
4. Makan tanpa suara
Di masa kecil, orang tua seringkali mengingatkan anak-anaknya untuk tidak mengeluarkan suara saat berbicara. Rupanya nasihat ini berguna untuk melahirkan ketenangan dalam diri. Nikmatilah kudapan dengan tenang, rasakan tekstur masakan yang Anda kunyah, kecap perlahan agar Anda mampu merasakan setiap detik kudapan yang menyentuh lidah Anda.
5. Bermeditasi
Cukup luangkan waktu untuk bermeditasi selama 30 menit hingga 1 jam setiap hari untuk mendapatkan ketenangan dan relaksasi. Anda juga dapat bergabung dengan klub yoga yang semakin menjamur akhir-akhir ini.
Langganan:
Postingan (Atom)

